Showing posts with label Cookies. Show all posts
Showing posts with label Cookies. Show all posts

Saturday, November 30, 2013

KBB # 37: Gingerbread House

Akhirnya kesampean juga bikin Gingerbread House. 
Ternyata gak serumit yang dikira loh. Yang rumit justru menghilangkan rasa malas untuk memulai..ha.ha..




Stepnya adalah:
1. Membuat pola rumah di kertas karton.
2. Membuat adonan kukis, mencetak, dan memanggangnya.
    Supaya ketebalan kukis merata, bisa gunakan 2 buah mistar kukis (tebal sekitar 1/4 inc) saat menggilas     
    adonan. Efeknya akan terlihat dari dinding & atap rumah akan sama tebalnya & flat.


    Cara pakainya: adonan (dough) digilas di antara 2 mistar ini
3. Membuat Royal Icing
4. Membangun konstruksi rumah dengan lem Royal Icing. Tunggu lem bagian dinding kokoh, baru 
    tambahkan atap. Beri penyangga botol/buku/dll hingga lem benar-benar kering.
5. Hias.

Nah ini resepnya

Gingerbread House
(Joy of Cooking - Irma S. Rombauer)
Hasil: 1 bh gingerbread house, lebar 5.5 inc, tinggi 7 inc, alas bujur sangkar 9 inc, dan 10-15 cookies

Resep Gingerbread house:
Dalam panci medium (2-quart), lelehkan:
1 cup (2 sticks) butter/margarine

Tambahkan ke dalamnya dan aduk perlahan dengan api kecil hingga gula larut:
1 cup     gula
1 cup     unsulphured molasses

Pindahkan dari api, sisihkan campuran ini hingga hangat kuku.

Sementara itu di bowl yang besar, campur:
4 ½ cup all-purpose flour
1 sdt      baking soda
1 sdt      garam
1 sdm    ground ginger
1 sdt      ground cinnamon
1 sdt      grated/ground nutmeg

Buat lubang di tengah dry ingredients ini, tuang campuran butter hangat, aduk hingga semua rata. Tambahkan:
½ cup    all-purpose flour
hingga adonan berbentuk bulat dan terkumpul di sisi bowl.

Keluarkan dari bowl, uleni 3-4 kali di meja hingga smooth & pliable. Bungkus, simpan di lemari pendingin hingga dingin. (Adonan bisa disiapkan beberapa hari sebelumnya)
Setelah dari lemari pendingin, jika adonan masih terlalu lembek saat digilas, maka tambahkan sedikit tepung.

Membuat pola/template:
Buat pola di kertas karton dan potong. Siapkan 2 bh sisi dinding samping, 1 bh bgn depan, 1 bh bgn belakang, 2 bh atap, dan  1 bh alas.
Tabur sedikit tepung dikedua sisi pola/template untuk mencegah adonan lengket pada pola.

Pola/Tempalte Gingerbread house:
2 bh dinding samping bentuk persegi panjang, @ 4 x 3 inc. Setelah adonan digilas, bentuk jendela kecil di tengahnya.
2 bh bgn depan & belakang rumah, bentuk gabungan persegipanjang + segitiga, @ 5 ¼ x 3 inc, tinggi dari dasar-kerucut segitiga 6 ¾ inc. Setelah adonan digilas, bentuk pintu dan jendela untuk bagian depan rumah saja. Belakang tidak perlu pintu & jendela.
2 bh atap bentuk persegi panjang, @ 5 x 6 inc
1 bh alas bentuk bujur sangkar 9 x 9 inc.

Memotong & memanggang gingerbreadhouse:
1. Panaskan oven 350oF (170-180oC)
2. Dengan rolling pin yang sudah diberi sedikit tepung, gilas 1/3 adonan langsung di ungreased cookie sheet. Gilas hingga ketebalan sekitar ¼  inc. Tabur sedikit tepung. Letakkan sebanyak mungkin pola/template di atasnya, sisakan jarak ¾ inc untuk cookie mengembang.
3. Potong pinggir pola dengan pisau tajam. Angkat, dan kelupas sisa potongan pola, kumpulkan untuk digilas kembali. Ulangi dengan cookie sheet ke-2 dan ke-3 dengan menggunakan sisa adonan tsb. Potong bagian jendela depan & samping dan pintu depan, tapi jangan diangkat potongan adonannya (jika diangkat sekarang, jendela dan pintu akan melengkung/bengkok).
4. Gilas sisa adonan untuk membuat gingerbread people, pagar, kotak post, binatang, dan bentuk lain dengan cookie cutter atau pisau.
5. Panggang 12-15 menit hingga agak gelap dan cookie hampir keras, cookie akan keras sempurna saat didinginkan. (Jika cookie tidak renyah setelah didinginkan, kembali panggang beberapa menit lagi).
6. Setelah dikeluarkan dari oven, kelupas pinggir cookie yang tidak terpakai denga pisau, sisihkan untuk decoration. Lepaskan bagian jendela dan pintu juga.
7. Di saat cookie mengeras tapi masih hangat, gunakan spatula lebar untuk memindahkannya ke cooling rack hingga dingin sempurna. Simpan hingga siap didekorasi.

Membangun rumah:
Siapkan 2-3 resep Royal Decorative Icing.
Rumah akan membutuhkan 2-6 cup icing, tergantung dekorasi. Pisahkan ½ bagian untuk memasang rumah, dan sisanya utk dekorasi dan dicampur pewarna.
Segera tutup icing supaya mereka tdk mengeras.
1. Letakkan alas di tray (gunakan sisi terluar cookie utk bgn rumah yg menghadap rumah). Posisikan bgn depan, belakang, dan dinding rumah di tengah alas gingerbread house. Dengan semua sisi saling bersentuhan, tandai dengan garis pola rumah tsb sebagai pondasi rumah. Ini untuk perkiraan posisi house di alasnya.
2.  Semprotkan icing di sepanjang garis pola pondasi rumah. Satu persatu, letakkan dinding dan semprotkan icing sepanjang sisinya. Ulangi hingga semua bagian rumah bisa berdiri. Sementara mengering, tahan dinding dengan kaleng/botol selai hingga mengering 1 jam s/d semalaman tergantung kelembaban.
Jangan tambahkan atap hingga icing benar-benar kering, hingga struktur rumah kokoh. Jangan khawatir icing ada yang muncul ke permukaan, nanti akan ditutup dengan dekorasi.

Memasang atap:
1. Semprotkan icing sepanjang sisi, tekan, tambahkan tambahan icing jika perlu untuk kestabilan. Tahan dengan botol bila perlu supaya tidak merosot. Jangan dihias hingga benar-benar kokoh, nanti bisa rubuh saat dihias.

Resep Royal Decorative Icing
Ayak:
1/8 sdt   cream of tartar
3 ½  cup confectioner's sugar

Kocok hingga stiff, but not dry:
2 large egg whites, room temperature

Bertahap, tambahkan gula ayak dan:
2 sdm    lemon juice
hingga mencapai good consistency. Tutup dengan lap lembab hingga akan digunakan.

Jika menginginkan icing yang lebih kental, tambahkan sedikit gula.

Jika menginginkan icing lebih encer, tambahkan lemon juice/putih telur/air.



Bahan yang agak kurang familiar adalah molases (by-product refinery gula tebu). Rasanya sih mirip-mirip gula merah, cuma tidak segurih gula merah.

Rasa kukis ini menurutku kurang mantap, cuma kukisnya memang kokoh dan berwarna gelap. Sepertinya karena efek pemakaian molases juga. Kalo tidak ketemu molases, silahkan cari substitusinya. Ada referensi menyebutkan madu, dark corn syrup, dll. Bahkan ada resep yang menggunakan brown sugar..

Jadi jika ingin berkreasi dengan rasa yang lebih mantap, silahkan eksperimen ya...

Oh iya...pengalaman saya jadi host bulan ini menyenangkan. Partnerku Renny, top banget...It was great working together with her...muachhhh







Wednesday, July 11, 2012

KBB # 30: Rosemary-Cheese Spritz Cookies

Keju..keju....
Pecorino & Parmesan..Hmmmmm lekkerr
Tantangan bulan ini bisa dibilang gampang-gampang susah... Spritz Cookies atau kita biasa sebut kue semprit. Kedengarannya sederhana kan ???? 
Yang bisa dibilang gampang kalo bisa handel butternya dengan tepat & menemukan alat semprit (cookie press) yang tepat.

Penasaran ??
Yuk kita tengok resep & pembuatan Rosemary-Cheese Spritz Cookies berikut: 

Rosemary-Cheese Spritz Cookies - cocok sbg teman minum teh atau sajian kue kering Lebaran







Resep: Rosemary-Cheese Spritz Cookies 
(From Food Network Kitchens)

Ingredients:
1 cup (2 sticks) unsalted butter
1 teaspoon finely grated lemon zest
1 large egg yolk
6 tablespoons heavy cream
1 3/4 cups all-purpose flour
3/4 cup finely grated Pecorino cheese
1/2 cup finely grated Parmesan cheese
1 tablespoon sugar
2 teaspoons minced fresh rosemary leaves (Widya: pakai 1 tsp dry rosemary)
1 teaspoons fine salt
Pinch freshly ground nutmeg

Special Equipment: Cookie Press (Widya: pakai merek Marcato)


Directions:
1. Bring all ingredients to room temperature.
2. Beat the butter and lemon zest with an electric mixer at medium speed until smooth, about 30 seconds. Slowly beat in the egg yolk and cream.
3. Whisk the flour, pecorino, 1/4 cup of the Parmesan, sugar, rosemary, salt, and nutmeg together in a bowl. Gradually add the flour mixture into the butter mixture while mixing slowly. Scrape down the sides of the bowl, then beat on medium speed to make a slightly sticky dough.
4. Fill the cookie press with the dough. Assemble the press with the desired disk shape (see cook's note), and press cookies onto ungreased baking sheets. Leave about one inch between cookies. Sprinkle with the remaining 1/4 cup Parmesan and refrigerate cookies for 20 minutes.
5. Preheat oven to 325 degrees F.
6. Bake cookies, rotating pan halfway through, until golden, the cheese browns a bit, and the cookies smell nutty, about 20 to 25 minutes. Briefly cool the cookies on the baking sheets, then transfer to racks to cool. Serve or store in a tightly sealed container for up to 1 month.
7. Cook's Notes: These freeze beautifully. Press the cookies out into desired shapes on cookie sheets and freeze. Transfer frozen cookies to a plastic bag, seal, and keep frozen for up to 1 month. When ready to bake, lay out frozen cookies on cookie trays and bake from frozen for 25 minutes.
8. Some disk shapes work better than others. Since this is savory cookie, we liked the cutters that result in a cracker shape cookie.








Widya's Note:
- Dalam resep ini sepenuhnya menggunakan butter. Seperti kita tahu, bahwa adonan butter akan cepet sekali  lembek sehingga sulit dibentuk, apalagi disemprit dengan cookie press.
Untuk itu, trik kali ini: butter dibiarkan di suhu ruang tidak terlalu lama, cukup hingga soft saja. Saya mengeluarkan butter saat akan dipakai, lagian butter ini harus menjadi model foto dulu untuk dokumentasi laporan. Selama didiamkan saat foto sesion & preparation, sepertinya butter bisa cukup soft.
Jika adonan lembek, bisa didiamkan di kulkas sebentar hingga dapat dibentuk kembali.

- Saya berusaha memarut Pecorino & Parmesan dengan parutan keju hingga cukup halus, tidak ada bongkahan-bongkahan. Dan juga memilih disc yang lubangnya cukup besar, berbentuk bunga. Ini bertujuan supaya adonan smooth  saat disemprit, tidak ada yang mampet. 

 Sepertinya, salah satu keberhasilan sempritan yang smooth, selain adonan yang tidak lembek...adalah pemilihan cookie press yang tepat. Kebetulan saya punya cookie press Marcato (ituloh, merek yang sama seperti pasta machine/pemotong mie keluaran Italia). Merek Marcato ini cukup legendaris. Saya ingat punya ibu saya juga merek ini. Jadoel tapi awet....





- Resep tantangan ini menyarankan menggunakan baking sheet yang dialas baking paper. 
Awalnya, baking sheet saya alas baking paper, ternyata adonan malah lengket di baking paper & sulit dilepas/dipisah saat disemprit. Akhirnya, baking paper saya lepas. Saya menggunakan non-stick baking sheet tanpa baking paper.
Sempritan malah mulus & gampang lepas saat disemprit.



Karena menggunakan non-stick baking sheet yang berwarna lebih gelap, suhu oven agak saya turunkan dari petunjuk resep, supaya tidak cepat gosong. 



Nah, hasil kue semprit ini sangat ngeju. dan crunchy dengan sensasi aroma rosemary... 
Karena menggunakan dry rosemary, saya sengaja menggunakan 1 sdt saja, supaya tidak overpowering.


Ternyata star of the month, selain sang cookie press...adalah Pecorino.


Pecorino ini adalah keju tua khas Italia yang terbuat dari susu domba. Layaknya keju susu domba lainnya, keju ini lebih gurih & terasa lebih tajam rasanya. Dibanding dengan Parmesan (keju Italia juga) yang terbuat dari susu sapi..dimana Parmesan lebih creamy & buttery.


Ternyata bener deh...tantangan KBB tuh sering banget nyambung sama pikiran saya. Sebelum surat cinta beredar, saya udah niat mau belajar testing aneka keju. Mumpung tinggal di Kuwait, koleksi keju di SPM sini bisa dikatakan termasuk lengkap.Dan lagian juga harganya dalam KD (kuwait dinar), gak kerasa mahal..soalnya angkanya KD 1, KD 2, KD 3 dst...tapi kalo udah konversi ke Rp, jadi puluhan ribu, ratusan ribu...kayaknya muahal banget...

Nah oleh sebab itu, berhasillah terjadi session belanja keju & session icip-icip...cheese testing..he..he..
Seperti gambar berikut,..ada keju yang kita udah familiar spt: Edam, Parmesan, dan selanjutnya ada Pecorino, Manchego, Gruyere, Gouda, dlll...
Pengen tau aja, apa sih beda rasanya..hmmmm kayak expert aja. Tapi bolehlah...belajar kenapa gak ??? Bener kan....





Monday, January 30, 2012

KBB # 27 Fortune Cookie

Coba deh tanyakan seseorang tentang Fortune Cookie... Kebanyakan jawaban pertamanya adalah: "Itu kan makanan khas dari Cina !!!"



Eits... ternyata salah.. Nah, untung ikutan KBB, jadi tahu sejarahnya Fortune Cookie..



Yang benar adalah ini:
Fortune Cookie atau Kue Keberuntungan adalah sebuah kue yang tipis dan renyah, yang berisi sepotong kertas dengan kata-kata yang berisi petuah atau ramalan. Meskipun biasanya disebut sebagai kue keberuntungan Tionghoa, kue ini sesungguhnya diciptakan pertama kali di California, Amerika Serikat, dan bukan di Tiongkok.

Fortune Cookie banyak dijumpai di restoran China di Amerika. Disajikan setelah selesai makan oleh pelayan restoran sambil menyodorkan bill (rekening). Tidak hanya saat Tahun Baru Imlek, tapi sepanjang tahun. Fortune cookie adalah kue yang mungil dan renyah. Bahannya mirip bahan kue "semprong" tapi tidak gampang hancur. Mengapa diberi nama kue keberuntungan? Karena di dalam Fortune Cookie yang berukuran kecil dan teksturnya renyah ini akan ditemukan pesan `keberuntungan' yang ditulis di secarik kertas putih. Isi tulisan tersebut beragam. Ada yang isinya sekumpulan angka (siapa tahu bisa menang lotere), atau pesan-pesan asmara. Namun, kebanyakan isinya adalah petuah-petuah bijak dari negeri Tiongkok.

Menurut sejarah, Fortune Cookies berasal dari San Fransisco. Kue ini ditemukan oleh Makoto Hagiwara, keluarga asal Jepang pemilik Japanese Tea Garden di Golden Gate Park, San Fransisco, pada tahun 1909. Sempat ada orang lain yang mengklaim sebagai penemunya. Namanya David Jung; pendiri Hong Kong Noodle Company di Los Angeles. Namun, setelah melalui proses persidangan, pengadilan memutuskan bahwa Hagiwara-lah penemu yang sah.

Tak perlu terlalu serius menanggapi pesan dalam kue. Ada beberapa variasi `permainan' dalam mengonsumsi kue ini . Ada yang menganggap kue harus dimakan sampai habis agar keberuntungan terwujud, dan sebaliknya, kue tidak usah dimakan jika pesan di dalamnya tidak berisi keberuntungan. Itu bagi orang yang berpendapat bahwa pesan harus dibaca sebelum kue dimakan. Namun, ada pula yang menganggap kue harus dihabiskan dulu sebelum pesan dibaca.

(Dikutip dari email surat Tantangan KBB # 27: Fortune Cookie)

Gimana cara bikinnya ? Susah ya ???
Tidak, asal kita tahu tips & tricksnya.

Yuk, kita tengok resepnya...

Fortune Cookie
Source: http://chinesefood.about.com

Fortune cookies can be tricky to make - it's important to make sure that the cookie batter is spread out evenly on the baking sheet. Instead of using the back of a wooden spoon to spread the batter, it's better to gently tilt the baking sheet back and forth as needed. Wearing cotton gloves makes it easier to handle and shape the hot cookies. This fortune cookie recipe makes about 10 cookies.

Prep Time: 15 minutes
Cook Time: 15 minutes
Total Time: 30 minutes

Ingredients:
2 large egg whites
1/2 teaspoon pure vanilla extract
1/2 teaspoon pure almond extract
3 tablespoons vegetable oil
8 tablespoons all-purpose flour
1 1/2 teaspoons cornstarch
1/4 teaspoon salt
8 tablespoons granulated sugar
3 teaspoons water

Preparation:
1. Write fortunes on pieces of paper that are 3 1/2 inches long and 1/2 inch wide. Preheat oven to 300 degrees Fahrenheit. Grease 2 9-X-13 inch baking sheets.

2. In a medium bowl, lightly beat the egg white, vanilla extract, almond extract and vegetable oil until frothy, but not stiff.

3. Sift the flour, cornstarch, salt and sugar into a separate bowl. Stir the water into the flour mixture.

4. Add the flour into the egg white mixture and stir until you have a smooth batter. The batter should not be runny, but should drop easily off a wooden spoon.
Note: if you want to dye the fortune cookies, add the food coloring at this point, stirring it into the batter. For example, I used 1/2 teaspoon green food coloring to make green fortune cookies.

5. Place level tablespoons of batter onto the cookie sheet, spacing them at least 3 inches apart. Gently tilt the baking sheet back and forth and from side to side so that each tablespoon of batter forms into a circle 4 inches in diameter.

6. Bake until the outer 1/2-inch of each cookie turns golden brown and they are easy to remove from the baking sheet with a spatula (14 - 15 minutes).

7. Working quickly, remove the cookie with a spatula and flip it over in your hand. Place a fortune in the middle of a cookie. To form the fortune cookie shape, fold the cookie in half, then gently pull the edges downward over the rim of a glass, wooden spoon or the edge of a muffin tin. Place the finished cookie in the cup of the muffin tin so that it keeps its shape. Continue with the rest of the cookies




Tips & tricks dari Widya:
1. Tuang 1 sdm adonan ke loyang yang dialas lapisan anti lengket (Widya: menggunakan lapisan silikon anti lengket yang diolesi butter tipis-tipis. Pengolesan butter ini hanya pada awal pemanggangan saja). Adonan dilebarkan dengan punggung sendok hingga berbentuk bulatan berdiamater ± 10 cm.
2. Panggang adonan hingga pinggirnya berwarna golden brown, keluarkan dari oven. Segera angkat dengan spatula, lalu masukkan fortune paper (pesan), lipat, keratkan pinggir cookie dengan cara ditekan-tekan, segera tekuk bagian tengah dengan pinggir mangkuk, tahan hingga lekukan kaku dan cookie mengeras.(Step ini harus dilakukan dengan cepat, disaat cookie masih panas). Bila tidak, cookie akan mengeras & patah.
3. Saya dapat memanggang max hingga 4 cookies setiap batch panggang. Ambil satu persatu cookie yang sudah matang, segera dibentuk.

Nah, selamat mencoba... You write your own fortune...

Monday, August 29, 2011

Red & White Macarons

Indonesian Foodblogger : Red & White Food Photo

Menyambut HUT RI ke-66, komunitas Indonesian Foodblogger menggelar challenge: Red & White Food Photo.

Ya.... Jauh dari tanah air tidak menguragi hasrat untuk ikutan memeriahkan hari kemerdekaan negeri tercintaku Indonesia Raya yang biasa disebut 17 Agustus-an. Untuk itu saya pilih membuat macaron red & white..





Pusat perhatian tantangan kali ini adalah membuat macaron mulus & berkaki, lalu membuat macaron berwarna merah menyala, dan yang lumayan bikin deg-degan adalah membuat photo merah putih...

Pembuatan macaron merah ini sempat didahului dengan eksperiment pewarnaan. Macaron biasanya akan cenderung berwarna pastel bila diberi pewarna, walaupun coloring warna primer. Jika menggunakan pewarna merah saja, akan menghasilkan macaron berwarna pink atau merah peach. Nah gimana bisa dapat macaron warna merah menyala ??? Yuk kita simak resepnya.....

Seperti halnya posting sebelumnya French Macaroon dan Love Macaroon resep dasar yang digunakan adalah basic French Macaron dari Helen Dujardin "Sang Macaroon Queen". Sedangkan macaron merah menyala hasil googling Red Velvet Valentine's Macarons by Jayme, ya prinsipnya seperti membuat merah pada Red Velvet Cake.

Resep Basic French Meringue Macaron (Helen Dujardin)
3 egg whites or 100 gr weighed
50 gram granulated sugar
200 gram powdered sugar
110 gram blanched almonds, whole or ground

Coloring: (adapted from Jayme )
1/4 sdt red coloring (powder)
1/8 sdt cocoa powder

Langkah Kerja (Widya):
1. Haluskan almond bersama icing sugar dengan food processor.
2. Ayak campuran almond & icing sugar sebanyak 3 kali. Sisihkan
3. Kocok putih telur dalam wadah kering dan bebas lemak. Masukkan gula caster perlahan. Kocok hingga stiff tapi tidak sampai dry.
4. Masukkan campuran almond ke dalam adonan putih telur. Lakukan 2 tahap. Lakukan dengan aduk balik dan lakukan beating pada awal pencampuran.
5. Bagi 2 adonan. Salah satu adonan diberi pewarna. Pemberian pewarna dilakukan dengan cara aduk balik.
6. Masukkan ke dalam piping bag. Bentuk bulat pada loyang yang dialas parchment paper.
7. Diamkan macaroon di ruangan kering (tidak lembab) hingga permukaan macaroon kering selama 1-3 jam (tergantung kelembaban).
8. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya. Panggang pada suhu 140 derajat Celcius selama 13-17 menit.
9. Diamkan macaroon matang di loyang selama 5 menit. Angkat. Simpan dalam wadah tertutup.
10. Selanjutnya macaron direkatkan dengan filling.

Resep Filling: Lemon Swiss Meringue Buttercream (adapted from Meyer Lemon Macarons by Jayme
makes approximately 1 1/2 cups

2 egg whites
1/2 cup sugar
1/4 teaspoon salt
1/8 teaspoon cream of tartar
2 sticks unsalted butter, at room temp cut into chunks
1/2 teaspoon vanilla extract
3 tablespoons lemon juice
zest of 1-2 lemons, or to taste

In a double boiler, combine the egg whites, sugar, salt and cream of tartar. Use a hand held mixer to beat until the mixture becomes too hot to comfortably touch - approximately 5 minutes or so. Remove from heat and transfer mixture to the bowl of a stand mixer fitted with a whisk. Continue to beat until you have stiff peaks. Add the butter a few pieces at a time, beating the mixture thoroughly. Lastly, beat in the vanilla, lemon juice and zest. Use at room temperature.

Okeh... lega, disaat-saat terakhir bisa setoran juga.
Dirgahayu Indonesiaku.... MERDEKA !!!!

Wednesday, September 29, 2010

KBB # 19 Birthday Edition

KBB Birthday !!!! Hoorayyy Tiup Terompet & Let's Party. Memeriahkan ulang tahun KBB ke-3, KBBers diberi kebebasan memilih resep dari KBB #1 - KBB #18.
So, I present sweet gift for KBB... Sweet Love Macaroon





Love Macaron ini menggunakan resep Helen Dujardin yang dimodifikasi, yaitu gula dikurangi sebanyak 50 gram. Hasilnya tidak jauh berbeda dengan resep asli. Love macaron ini menjadi tidak terlalu manis. Rasanya lebih pas buat lidah kami sekeluarga. Apalagi anak-anak paling suka makan macaroon shell. Alias macaron yang tidak dijadikan sandwich. Seperti candy yang lumer dilidah dengan sensasi rasa almond. Untuk mencoba Basic French Macaron, bisa dilihat di posting sebelumnya (KBB #18 French Macaron).

Resep Love Macaron:
100 gram putih telur
50 gram castor sugar
150 gram icing sugar
110 gram stick almonds

Langkah Kerja:1. Haluskan almond bersama icing sugar dengan food processor.
2. Ayak campuran almond & icing sugar sebanyak 3 kali. Sisihkan
3. Kocok putih telur dalam wadah kering dan bebas lemak. Masukkan gula caster perlahan. Kocok hingga stiff tapi tidak sampai dry.
4. Masukkan campuran almond ke dalam adonan putih telur. Lakukan 2 tahap. Lakukan dengan aduk balik dan lakukan beating pada awal pencampuran.
5. Beri pewarna pink color candy / pasta coklat pada adonan. Lakukan dengan cara aduk balik.
6. Masukkan ke dalam piping bag. Bentuk love pada loyang yang dialas parchment paper.
7. Diamkan macaron di ruangan kering (tidak lembab) hingga permukaan macaron kering selama 1-3 jam (tergantung kelembaban).
8. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya. Panggang pada suhu 140 derajat Celcius selama 13-17 menit.
9. Diamkan macaron matang di loyang selama 5 menit. Angkat. Simpan dalam wadah tertutup.



Wednesday, July 21, 2010

KBB # 18 French Macarons

So happy pendaftaran sebagai member KBB di-approve... cihuiiii. Seneng bgt rasanya. Ternyata surat tjintah kali ini tidak kalah mengejutkannya dgn surat tjintah sebelum-sebelumnya Chiffon Cake dan Savoury Bake. Tantangan kali ini bikin French Macarons . Wow..kembali bermain dgn si putih telur yg sensitif.
Biar mantap bikinnya, mulailah browsing resep, tips, bahkan sengaja mampir ke pâtisserie buat icip-icip.





Surat tjintah tantangan KBB # 18 melampirkan resep berikut:
Pink Macarons .
Sumber: Cupcakes, Cheesecakes, Cookies. The Australian Women Weekly.

3 putih telur
2 sdM gula caster
pewarna pink
200g icing sugar
120g almond meal
2 sdM icing sugar, ekstra

Siapkan loyang, olesi mentega tipis-tipis; alasi dengan baking paper. Kocok putih telur hingga soft peak, tambahkan gula dan pewarna, terus kocok hingga gula larut. Pindahkan adonan ke dalam mangkuk yang lebih besar. Masukkan icing sugar dan almond meal, dalam dua bagian. Sendokkan adonan ini ke dalam piping bag dengan spuit 1.5cm polos. Semprotkan ke atas loyang 36 x 4cm bulatan, dengan jarak 2cm. Ketuk-ketukkan loyang di atas meja kerja supaya macarons merata. Taburkan dengan icing sugar, biarkan selama 15 menit.

Panaskan oven dengan suhu 150C/130C fan-forced. Panggang macarons sekitar 20 menit. Biarkan 5 menit, lalu pindahkan ke rak pendingin.

Rekatkan dua keping macarons dengan ganache. Taburkan sedikit icing sugar, jika dikehendaki.

White Chocolate Ganache
100g white eating chocolate, potong-potong kasar
2 sdM thickened cream/heavy cream (krim kental)

Masukkan dan aduk white chocolate dengan krim kental dalam panci di atas api kecil hingga halus. Pindahkan ke mangkuk yang lebih kecil. Tutup, dinginkan di kulkas hingga adonan dapat dioles.


Walau surat tjintah melampirkan resep rujukan, tapi saat praktek membuat macaron di dapur, saya pakai resep dari Helen Dujardin. Resep & tipsnya dikutip dari Macaron Tutorial PDF (Dessert Magazine).
Resepnya sbb:

Basic French Meringue Macaron
3 egg whites or 100 gr weighed
50 gram granulated sugar
200 gram powdered sugar
110 gram blanched almonds, whole or ground

Instruction:
1. In a stand mixer fitted with the whisk attachment, whip the egg white to a foam, gradually add the sugar until you obtain a glossy meringue.
2. Combine the almonds and powdered sugar in a food processor and give them a quick pulse if you use already ground almonds (that you have ground yourself separately). It will break the powdered sugar lumps and combine your almonds with it evenly. If you use whole almonds, pulse throughly for a minute or so.
3. Add them to the meringue, and start to give quick strokes at first to break the mass and slow down. The whole process should not take more than 50 strokes. Test a small amount on a plate: if the top flatten on its on, you are good to go. If there is a small beak, give the batter a couple more folds.
4. Fill a pastry bag fitted with a plain tip with a batter and pipe small rounds (1.5 inch in diameter) onto parchment paper baking sheet.
5. Preheat the oven to 300 degrees F. Let the macarons sit out for and hour to harden their shell a bit and bake for 10-12 minutes, depending on their size. Let them cool completely before filling.
6. Pipe or spoon some of your filling on one shell and sandwich with another one.

Ganace Filling:
3/4 cup heavy cream
1 cup bittersweet chocolate

Instruction:
1. In a heavy saucepan set over medium heat, bring the heavy cream to a boil.
2. Remove from the stove and add the chocolate to it. Let stand 2 minutes and then stir untill fully combined.
3. Let cool until firm enough to put in a small piping bag.

Sedikit variasi dilakukan adalah penambahan pasta coklat, pasta pandan, dan candy coloring warna pink pada adonan akhir. Penambahan pewarna ini harus dilakukan sangat hati-hati. Filling juga divariasi dengan rasa strawberry (heavy cream + WCC + selai strawberry) dan rasa pandan (heavy cream + WCC + pasta pandan)

Setelah trial 3X, akhirnya berhasil juga bikin French Macaroon kayak yg dipajang di pâtisserie-pâtisserie... senengnya. Macaronnya sgt crunchy di luar, chewy di dalam. Apalagi kalo udah diisi filling... nyam..nyamm deh. 1 resep French Macaron ini bisa menghasilkan sekitar 25 macaron sandwiches. Trial ke-4 buat Macaron Plain & Chocolate saja. Pengadukan lebih sedikit, hasilnya adonan lebih bulat & menul (seperti foto hasil spuit adonan Plain). Macaron trial ke-4 ini lsg dicomot Papa's Starlet & Sweetheart. Comment mereka: Mama pintar bikin apa-apa... wah bakal sering bikin macaron nih... Emang KBB Top Markotop. Mama Shifa Naila jd bisa bikin Macaron euuyyyy...



Kalo udah liat Macaron cantik begini, siapa yang bakalan jatuh hati .....



Sepertinya banyak pertanyaan seputar French Macaron, maka posting ini saya edit dengan tambahan beberapa tips pembuatan macaron.
1. Saya gunakan resep Helen Dujardin, seperti tertulis di atas:
dikutip seijin Helen, dari: Macaron Tutorial PDF (Dessert Magazine).
Resepnya sbb:
Basic French Meringue Macaron
3 egg whites or 100 gr weighed
50 gram granulated sugar (untuk putih telur, Widya: gula caster/gula pasir butir halus)
200 gram powdered sugar (untuk campuran almond, Widya: icing sugar)
110 gram blanched almonds, whole or ground.(Widya: almond slice)

Langkah Kerja (modified by Widya):
1. Haluskan almond bersama icing sugar dengan food processor.
2. Ayak campuran almond & icing sugar sebanyak 3 kali. Sisihkan
3. Kocok putih telur dalam wadah kering dan bebas lemak. Masukkan gula caster perlahan. Kocok hingga stiff tapi tidak sampai dry.
4. Masukkan campuran almond ke dalam adonan putih telur. Lakukan 2 tahap. Lakukan dengan aduk balik dan lakukan beating pada awal pencampuran.
5. Beri pewarna pink color candy / pasta coklat pada adonan. Lakukan dengan cara aduk balik.
6. Masukkan ke dalam piping bag. Bentuk bulat pada loyang yang dialas parchment paper.
7. Diamkan macaroon di ruangan kering (tidak lembab) hingga permukaan macaroon kering selama 1-3 jam (tergantung kelembaban).
8. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya. Panggang pada suhu 140 derajat Celcius selama 13-17 menit.
9. Diamkan macaroon matang di loyang selama 5 menit. Angkat. Simpan dalam wadah tertutup.

Berikut catatan & tips macaron:
1. Macaron sensitif kelambaban.
Saya tidak gunakan almond bubuk dari SPM, melainkan haluskan sendiri.
Haluskan almond utuh yang sudah dikupas (boleh almond yg sudah dicacah) bersama icing sugar dengan food processor.
Saya menggunakan icing sugar kualitas bagus. Bukan gula pasir yang digrinder sendiri karena gula pasir banyak moisturenya.
Campuran almond & gula diayak 3 kali.

2. Ingat selalu, bekerja dengan putih telur harus bebas lemak & kuning telur.

Gunakan putih telur suhu ruang. Saya biasanya menggunakan sisa putih telur yang dari lapis surabaya. Jika disimpan dari kulkas, diamkan dahulu hingga suhu ruang. Wadah penyimpan putih telur juga harus bebas lemak.

Wadah pengocokan putih telur, harus bebas lemak, kuning telur.
Gunakan wadah stainless steel/kaca yang dicuci bersih menggunakan air hangat. Begitupula dengan whisker. Keringkan.
Hindari menggunakan wadah plastik, lemak dari wadah plastik sukar hilang sempurna.

3. Kocok putih telur hingga stiff tapi tidak dry. Jika whisker diangkat, masih ada ujung kocokan putih telur agak menjuntai ke bawah seperti jambul petruk.
Pengocokan:
- awal, kecepatan rendah hingga mulai berbusa, masukkan gula caster sedikit demi sedikit hingga habis.
- gunakan kecepatan tinggi hingga putih telur soft peak, stiff tapi tidak sampai dry (pecah)

4. Pencampuran putih telur & almond dengan gerakan aduk balik. Jaga jangan sampai kempes & adonan tidak menjadi encer. Tetap kokoh bervolume. Jika ingin penambahan pewarna, gunakan pewarna pasta atau bubuk. Hindari pewarna cairan karena akan menambah moisture.

5. Diamkan macaron yang sudah disemprot di ruangan kering, ruangan ber AC lebih baik. Diamkan hingga permukaan macaroon tidak shiny. Oh iya.. loyang juga dicuci bersih, bebas lemak. Lalu di alas pachment paper.

6. Suhu oven harus merata.

7. Selamat berjingkrak saat melihat kaki macaroon tumbuh pada 3-4 menit pertama pemanggangan & dome tetap mulus...